Link

vaniasysyifa:

Ini cerpen LUMPAT; judulnya 3 babi bocah idiot

Pada suatu hari, ada 3 anak kecil bernama Jandi, Jindu dan Jundo. Mereka bersahabat dari kecil. Akan tetapi, mereka memiliki sifat-sifat yang berbeda. Jandi anak yang baik hati; Jindu pemalu, tapi dia anak yang cerdas; dan Jundo, dia anak yang…

Photo
panjiyugo:

mana pak dudi mana george toisutta ?

panjiyugo:

mana pak dudi mana george toisutta ?

(via rzrizaldy)

Photo
fuckyeahbelitungbarat:

kemana kita memesan mie dan menanyakan 7 kompetensi dasar? -via noviantyselvia

fuckyeahbelitungbarat:

kemana kita memesan mie dan menanyakan 7 kompetensi dasar? -via noviantyselvia

(via rzrizaldy)

Photo
rzrizaldy:

1 Jan? Fireworks, BBQ? Nope, this is our #newyeareve (1/1/12 4.06 AM) #friends #family #PendasXXXVI #jamadagni (Taken with instagram)

rzrizaldy:

1 Jan? Fireworks, BBQ? Nope, this is our #newyeareve (1/1/12 4.06 AM) #friends #family #PendasXXXVI #jamadagni (Taken with instagram)

Quote
"Persetan jodoh gaakan kemana, da aing hayangna maneh"

— Isa wirasomantri (via fuckwirasomantrioff)

Quote
"anda cuma minta maaf jika dan hanya jika anda lebih menghargai dia daripada ego anda"
Text

hukum

natiqoh:

Di ruang sidang pengadilan, seorang hakim duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong. Nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, dan cucunya kelaparan. Namun seorang laki yang merupakan manajer dari PT yang memiliki perkebunan singkong tersebut tetap pada tuntutannya, dg alasan agar menjadi cnth bagi warga lainnya.Hakim menghela nafas. dan berkata, Maafkan saya, bu, katanya sambil memandang nenek itu.Saya tak dapat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi anda harus dihukum. Saya mendenda anda Rp 1 juta dan jika anda tidak mampu bayar maka anda harus masuk penjara 2,5 tahun, seperti tuntutan jaksa PU. Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam. Namun tiba-tiba hakim mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang Rp 1 juta ke topi toganya serta berkata kepada hadirin yang berada di ruang sidang.Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda kepada tiap orang yang hadir di ruang sidang ini, sebesar Rp 50 ribu, karena menetap di kota ini, dan membiarkan seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya.Saudara panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa.Sebelum palu diketuk nenek itu telah mendapatkan sumbangan uang sebanyak Rp 3,5 juta dan sebagian telah dibayarkan kepanitera pengadilan untuk membayar dendanya, setelah itu dia pulang dengan wajah penuh kebahagian dan haru dengan membawa sisa uang termasuk uang Rp 50 ribu yang dibayarkan oleh manajer PT yang menuntutnya.Semoga di Indonesia banyak hakim-hakim yang berhati mulia seperti ini.

natiqoh:

Di ruang sidang pengadilan, seorang hakim duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong. Nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, dan cucunya kelaparan. Namun seorang laki yang merupakan manajer dari PT yang memiliki perkebunan singkong tersebut tetap pada tuntutannya, dg alasan agar menjadi cnth bagi warga lainnya.

Hakim menghela nafas. dan berkata, “Maafkan saya, bu”, katanya sambil memandang nenek itu.

”Saya tak dapat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi anda harus dihukum. Saya mendenda anda Rp 1 juta dan jika anda tidak mampu bayar maka anda harus masuk penjara 2,5 tahun, seperti tuntutan jaksa PU”. 

Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam. Namun tiba-tiba hakim mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang Rp 1 juta ke topi toganya serta berkata kepada hadirin yang berada di ruang sidang.

‘Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda kepada tiap orang yang hadir di ruang sidang ini, sebesar Rp 50 ribu, karena menetap di kota ini, dan membiarkan seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya.”

“Saudara panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa.”

Sebelum palu diketuk nenek itu telah mendapatkan sumbangan uang sebanyak Rp 3,5 juta dan sebagian telah dibayarkan kepanitera pengadilan untuk membayar dendanya, setelah itu dia pulang dengan wajah penuh kebahagian dan haru dengan membawa sisa uang termasuk uang Rp 50 ribu yang dibayarkan oleh manajer PT yang menuntutnya.

Semoga di Indonesia banyak hakim-hakim yang berhati mulia seperti ini.

(via fckyeazhenwei)

Text

Reblog, go on your blog, and click the triangle.

smoooooooth:

youngandunforgettable:

I JUST SPENT LIKE AN DHOUR OF MY LIFE ON THIS, GENIUS

^me too 

oh my motherfuck!!!!!!!! boredom cure

(Source: jasonwrestlessharks, via vaniasysyifa)

Photo
” B#TCH, I’M FABULOUS. “

” B#TCH, I’M FABULOUS. “

Photo
lumpiat

lumpiat